Jumat, 28 Desember 2012


  MASA TERINDAH

Namaku Maura Sabila Nasution kata sahabat-sahabatku aku memiliki sifat supel terhadap siapa saja.Sewaktu SMA aku sangat minat sekali ingin menjadi seorang pengurus OSIS atau sejenisnya.Namun karena ibuku yang setengah melarang karena fisikku yang mudah jatuh sakit,aku hanya diberi satu pilihan organisasi yang dapat ku ikuti dengan sungguh-sungguh.OSIS pilihanku pada saat itu,dan disinilah dimulainya persahabatanku dengan sahabat-sahabatku.
Aku ingat betul saat pemilihan pengurus Osis disekolahku,sebenarnya waktu itu entah mengapa aku sangat tidak bersemangat mengikuti seleksi dari kakak pengurus,aneh ya padahal hari kemarin aku merengek-rengek dan memasang wajah memelas demi diizinkan ibuku ikut seleksi sore itu .Namun ketika masuk saat tes wawancara,aku disuruh mengambil undian dapat pertanyaan tentang apakah, , (tiba-tiba entah kenapa jantungku berdenyut lebih kencang seperti mau copot *sedikit lebay hehehehe).Eh , ,,dapatnya tentang perbedaan bijaksana dengan adil(toweng-toweng),aku pun kaget sekali karna aku sama sekali tidak tahu masalah yang seperti ituan.Kakak senior pengurus OSIS bertanya:”Ada sepasang kakak dan adik yang memiliki satu roti bagaimana membagi roti apabila dengan adil dan apabila dengan bijaksana”.Otakku sangat bekerja keras untuk menjawab pertanyaan yang menjebak itu,tiba-tiba aku mendapat inspirasi.Aku menjawab dengan mantap walaupun sebenarnya aku tidak tahu kebenarannya dan ini kata-kataku”kalau bijaksana itu memberikan potongan roti tersebut sesuai kebutuhan kakak dan adik tersebut,jika adiknya lebih membutuhkan roti tersebut daripada kakaknya maka porsi adik lebih besar mendapat potongan roti tersebut,dan apabila dengan cara adil hanya membagi roti itu sama rata, ”. Kakak senior pengurus itu hanya tersenyum mendengarkan jawabanku, aku yang mulai bingung menjadi tambah bingung dengan tepuk tangan dari teman-teman calon pengurus lainnya. Kemudian semua itu terhentikan ketika satu seniorku bertanya lagi.”Lalu bagaimana ibumu jika memiliki uang 10.000 yang akan dibagi untuk kedua anaknya yang akan berangkat sekolah”,aku hanya menjawab singkat “Dilihat kebutuhannya mas,masah kakaknya SMA sekolahnya jauh cumin dikasih 5.000 sedangkan adiknya yang sekolahnya hanya menyebrang jalan saja dari rumah diberi uang saku 5.000 itu memang adil tapi tidak bijaksana,seharusnya kakaknya 7.000 dan adiknya 3000”,sontak teman-tamenku kemudian ramai kembali dengan sorak-sorak dan tepuk tangan membahana di aula sekolahku.Aku hanya tersenyum penuh arti walau sebenarnya aku tak sadar apa yang baru saja aku alami sembari kembali ke kursiku tadi.Reyza dan Zahra teman baruku langsung menyalamiku sembari berucap kamu pasti terpilih.Dalam hatiku bertanya YA ALLAH apa tadi aku salam sarapan ya??sampai aku tak sadar baru berbicara apa.
Hari senin yang bersejarah bagiku ,rara, , ,, , (ada yang memanggilku batinku ),eh ternyata benar ada Kayla dan febri yang tiba-tiba berkata “ayo kita ke aula kan pengumuman pengurus yang baru”.Ya ampun aku malah lupa”,sahutku tanpa berdosa.Sesampainya diaula teman-teman sangat mendengarkan pengumuman yang disampaikan senior,aku rasa hanya aku yang tidak serius mendengarkan.Nama keyla pertama kali disebut,aku tak heran karna aku sudah menebaknya,kemudian diandra atau febri aku juga tak heran karna dia siswa tercerdas disekolahku khususnya angkatanku.Kemudian merina atau rina,aku benar-benar tidak kenal dengannya karna memang aku tidak tahu bagaimana orangnya. Hal yang membuatku kaget zidan dan reyza masuk juga,hehehehehe mereka kan jadi pencerah dan penyemangat mungkin menurutku.Dan nama teman-temanku yang lain yang ku lupa jika harus menyebut nama lengkapnya satu-satu.Terakhir nama nanda yang disebut ,yah. . aku tidak masuk fikirku,namun kakak senior ternyata melewatkan namaku , , ,haduh-haduh bikin orang stress sementara.”Dan yang paling terakhir selamat dek Maura kamu pengurus terakhir dari dafrat yang kami buat”,kata kakak senior sembari menyalamiku.Aku kembali senyum penuh makna yang sebenarnya ku keluarkan untuk menutupi rasa kagetku.Hari berganti dengan kesibukan baru sebagai pengurus Osis ,hari sili berganti,nama bulan pun mulai bergantianmengisi kalender yang bergelantungan didinding.Tak terasa satu tahun kebersamaan bersama teman-teman tidak terasa,entah mengapa satu per satu sahabatku di Osis ini gugur meningalkan kami yang masih bertahan.Aku,zahra,Kayla,febri,rina,nanda,reyza,zidan yang masih tersisa dan bertahan menjalankan kepengurusan osis yang baru.Setelah Kayla terpilih menjadi ketua kami berdelapan bahu-membahu menjalankan kegiatan Osis.Kegiatan mabit sampai tidur disekolah,membuat proposal sampai sore kami jalani bersama.Sampai pulang kerumah hujan-hujanan kami pun melakukan dengan ikhlas dengan rasa tanggung jawab dan rasa kebersamaan yang erat seperti dengan saudara sendiri.Makanpun kami saling berbagi jika sampai sore mengerjakan rencana program yang belum terselengara karena kantin sudah tutup,hehehehe. Hal yang paling mengingatkanku ketika LDKO kami berdelapan melaksanakan kegiatan itu sendiri tanpa campur tangan orang lain.Mulai survey tempat,pemilihan rute perjalanan kami semua yang berdiskusi dan menentukan.Momen ini yang tak bisa aku lupa ukhuwah kami berdelapan sangat erat,sampai aku menangis tersedu-sedu ketika penyerahan jabatan kepada adik kelas.Aku yang biasanya keras terhadap semuanya kini harus berpisah dan menjalani hari-hari tanpa kegiatan keorganisasian.Sebenarnya bukan berpisah namun tidak akan ada waktu sedekat ini bersama Kayla,rina,zidan,nanda,reyza,febri,zahra.Tak bisa menangis didepan mereka saat aku rapuh,tak bisa berpegangan saat aku tak punya arah tujuan.Mereka yang menjadi penyemangatku,mereka yang mendampingiku saat aku menghadapi situasi yang sangat sulit.Kami satu sama lain sudah hapal sifat kami masing-masing.Kami juga sudah paham tentang bagaimana menghadapi sifat buruk masing-masing.Sebenarnya aku tak boleh seperti ini terlalu bersedih,kami masih bisa berkumpul bersama kapanpun kami mau.Dan perpisahan kami yang sebenarnya terjadi ketika kami melanjutkan study kami masing-masing.Keyla di Semarang mengambil Akbid,zahra juga di Semarang namun beda universitas.Reyza dan nanda masuk PTN masing-masing di Semarang dan di Solo.zidan dan fibri diJogja,rina kerja disalon,sedangkan aku diuniversitas swasta terkenal di Solo.Ketika aku kangen dengan mereka entah mengapa aku selalu menangis dan aku slalu teringat awal pertemuan kami berdelapan.Cerita singkat awal pertemuan kami yang menjadi awal kisah ini.
Awalnya aku belum sama sekali berfikiran bisa bersahabat dengan ketujuh sahabatku ini,karena memang benar kata pepatah tak kenal maka tak sayang, , ,
Aku terdaftar saat MOS dikelas bhinekha ,itu sebutan yang sebenarnya untuk kelas X5.Pada waktu itu aku masih lugu dan belum kenal siapa-siapa kecuali teman dari SMPku dulu.Hari pertama MOS aku mulai mengenal calon sahabatku sekarang yaitu dia Muhammad Reyza Ilham Wijaya.Aku sangat ingat betul bagaimana awal pertemuan kami yaitu kelucuannya,keunikannya dan kegokilannya yang membuat semua kelas binekha selalu tertawa,yang kedua sahabatku satu ini sudah bisa ku lihat sisi kepemimpinan didalam dirinya sejak awal aku melihatnya ia adalah seorang perempuan muslimah,sangat mengerti agama namun juga punya rasa percaya diri yang tinggi.Orangtuanya memberi sebuah doa yang diselipkan dinamanya Keyla Wardana,walaupun demikian aku sebagai sahabatnya tidak tahu persis makna nama tersebut.Ketiga dan keempat sahabatku selanjutnya merupakan teman dari SMPku dulu ,Zidan Ramadhan dan Diandra Febrianita walaupun aku kenal mereka namun hubunganku sewaktu SMP belum sedekat ini Zidan yang gokilnya melebihi reyza yang selalu membuat kami tertawa dan Febri yang pendiam namun sekali berucap maknanya sangat dalam.Sahabatku yang kelima ini merupakan sahabat yang paling muda diantara kami berdelapan ini ,Zafrina Zahra yang ku kenal waktu kami sama-sama sudah mempunyai kelas tetap setelah MOS,Zahra sangat cengeng,ngambekan,dan manja disisi lain dia juga sangat enak untuk tempat mencurahkan isi hati.Nanda Raditya Pramundito entah mengapa mendengar nama itu aku sangat penasaran ingin tahu pemilik nama itu,ketika melihat pertama kali aku terkejut,badannya yang subur dilengkapi pipinya yang gembul tak heran dia dipanggil tinkywinky di teletubies.yang terakhir sahabatku ini ku kenal saat kita sama-sama menjabat organisasi diSMA bernama Merina Sasmita.Isak tangis kami saat penyerahan jabatan saat LDKO,masih teringat jelas difikiranku karena itu wujud perasaan kami yang tak ingin berpisah.Untuk semua pembaca jagalah silaturahmi kepada sahabat-sahabat kita,jangan sampai kalian semua menyesal ketika sahabat-sahabat kita jauh bahkan menghilang dari hidup kita. Wassalam……
ini kisah ku dan temen2 osis ku dulu dan yang nulis cerpen ini

  MASA TERINDAH

Namaku Maura Sabila Nasution kata sahabat-sahabatku aku memiliki sifat supel terhadap siapa saja.Sewaktu SMA aku sangat minat sekali ingin menjadi seorang pengurus OSIS atau sejenisnya.Namun karena ibuku yang setengah melarang karena fisikku yang mudah jatuh sakit,aku hanya diberi satu pilihan organisasi yang dapat ku ikuti dengan sungguh-sungguh.OSIS pilihanku pada saat itu,dan disinilah dimulainya persahabatanku dengan sahabat-sahabatku.
Aku ingat betul saat pemilihan pengurus Osis disekolahku,sebenarnya waktu itu entah mengapa aku sangat tidak bersemangat mengikuti seleksi dari kakak pengurus,aneh ya padahal hari kemarin aku merengek-rengek dan memasang wajah memelas demi diizinkan ibuku ikut seleksi sore itu .Namun ketika masuk saat tes wawancara,aku disuruh mengambil undian dapat pertanyaan tentang apakah, , (tiba-tiba entah kenapa jantungku berdenyut lebih kencang seperti mau copot *sedikit lebay hehehehe).Eh , ,,dapatnya tentang perbedaan bijaksana dengan adil(toweng-toweng),aku pun kaget sekali karna aku sama sekali tidak tahu masalah yang seperti ituan.Kakak senior pengurus OSIS bertanya:”Ada sepasang kakak dan adik yang memiliki satu roti bagaimana membagi roti apabila dengan adil dan apabila dengan bijaksana”.Otakku sangat bekerja keras untuk menjawab pertanyaan yang menjebak itu,tiba-tiba aku mendapat inspirasi.Aku menjawab dengan mantap walaupun sebenarnya aku tidak tahu kebenarannya dan ini kata-kataku”kalau bijaksana itu memberikan potongan roti tersebut sesuai kebutuhan kakak dan adik tersebut,jika adiknya lebih membutuhkan roti tersebut daripada kakaknya maka porsi adik lebih besar mendapat potongan roti tersebut,dan apabila dengan cara adil hanya membagi roti itu sama rata, ”. Kakak senior pengurus itu hanya tersenyum mendengarkan jawabanku, aku yang mulai bingung menjadi tambah bingung dengan tepuk tangan dari teman-teman calon pengurus lainnya. Kemudian semua itu terhentikan ketika satu seniorku bertanya lagi.”Lalu bagaimana ibumu jika memiliki uang 10.000 yang akan dibagi untuk kedua anaknya yang akan berangkat sekolah”,aku hanya menjawab singkat “Dilihat kebutuhannya mas,masah kakaknya SMA sekolahnya jauh cumin dikasih 5.000 sedangkan adiknya yang sekolahnya hanya menyebrang jalan saja dari rumah diberi uang saku 5.000 itu memang adil tapi tidak bijaksana,seharusnya kakaknya 7.000 dan adiknya 3000”,sontak teman-tamenku kemudian ramai kembali dengan sorak-sorak dan tepuk tangan membahana di aula sekolahku.Aku hanya tersenyum penuh arti walau sebenarnya aku tak sadar apa yang baru saja aku alami sembari kembali ke kursiku tadi.Reyza dan Zahra teman baruku langsung menyalamiku sembari berucap kamu pasti terpilih.Dalam hatiku bertanya YA ALLAH apa tadi aku salam sarapan ya??sampai aku tak sadar baru berbicara apa.
Hari senin yang bersejarah bagiku ,rara, , ,, , (ada yang memanggilku batinku ),eh ternyata benar ada Kayla dan febri yang tiba-tiba berkata “ayo kita ke aula kan pengumuman pengurus yang baru”.Ya ampun aku malah lupa”,sahutku tanpa berdosa.Sesampainya diaula teman-teman sangat mendengarkan pengumuman yang disampaikan senior,aku rasa hanya aku yang tidak serius mendengarkan.Nama keyla pertama kali disebut,aku tak heran karna aku sudah menebaknya,kemudian diandra atau febri aku juga tak heran karna dia siswa tercerdas disekolahku khususnya angkatanku.Kemudian merina atau rina,aku benar-benar tidak kenal dengannya karna memang aku tidak tahu bagaimana orangnya. Hal yang membuatku kaget zidan dan reyza masuk juga,hehehehehe mereka kan jadi pencerah dan penyemangat mungkin menurutku.Dan nama teman-temanku yang lain yang ku lupa jika harus menyebut nama lengkapnya satu-satu.Terakhir nama nanda yang disebut ,yah. . aku tidak masuk fikirku,namun kakak senior ternyata melewatkan namaku , , ,haduh-haduh bikin orang stress sementara.”Dan yang paling terakhir selamat dek Maura kamu pengurus terakhir dari dafrat yang kami buat”,kata kakak senior sembari menyalamiku.Aku kembali senyum penuh makna yang sebenarnya ku keluarkan untuk menutupi rasa kagetku.Hari berganti dengan kesibukan baru sebagai pengurus Osis ,hari sili berganti,nama bulan pun mulai bergantianmengisi kalender yang bergelantungan didinding.Tak terasa satu tahun kebersamaan bersama teman-teman tidak terasa,entah mengapa satu per satu sahabatku di Osis ini gugur meningalkan kami yang masih bertahan.Aku,zahra,Kayla,febri,rina,nanda,reyza,zidan yang masih tersisa dan bertahan menjalankan kepengurusan osis yang baru.Setelah Kayla terpilih menjadi ketua kami berdelapan bahu-membahu menjalankan kegiatan Osis.Kegiatan mabit sampai tidur disekolah,membuat proposal sampai sore kami jalani bersama.Sampai pulang kerumah hujan-hujanan kami pun melakukan dengan ikhlas dengan rasa tanggung jawab dan rasa kebersamaan yang erat seperti dengan saudara sendiri.Makanpun kami saling berbagi jika sampai sore mengerjakan rencana program yang belum terselengara karena kantin sudah tutup,hehehehe. Hal yang paling mengingatkanku ketika LDKO kami berdelapan melaksanakan kegiatan itu sendiri tanpa campur tangan orang lain.Mulai survey tempat,pemilihan rute perjalanan kami semua yang berdiskusi dan menentukan.Momen ini yang tak bisa aku lupa ukhuwah kami berdelapan sangat erat,sampai aku menangis tersedu-sedu ketika penyerahan jabatan kepada adik kelas.Aku yang biasanya keras terhadap semuanya kini harus berpisah dan menjalani hari-hari tanpa kegiatan keorganisasian.Sebenarnya bukan berpisah namun tidak akan ada waktu sedekat ini bersama Kayla,rina,zidan,nanda,reyza,febri,zahra.Tak bisa menangis didepan mereka saat aku rapuh,tak bisa berpegangan saat aku tak punya arah tujuan.Mereka yang menjadi penyemangatku,mereka yang mendampingiku saat aku menghadapi situasi yang sangat sulit.Kami satu sama lain sudah hapal sifat kami masing-masing.Kami juga sudah paham tentang bagaimana menghadapi sifat buruk masing-masing.Sebenarnya aku tak boleh seperti ini terlalu bersedih,kami masih bisa berkumpul bersama kapanpun kami mau.Dan perpisahan kami yang sebenarnya terjadi ketika kami melanjutkan study kami masing-masing.Keyla di Semarang mengambil Akbid,zahra juga di Semarang namun beda universitas.Reyza dan nanda masuk PTN masing-masing di Semarang dan di Solo.zidan dan fibri diJogja,rina kerja disalon,sedangkan aku diuniversitas swasta terkenal di Solo.Ketika aku kangen dengan mereka entah mengapa aku selalu menangis dan aku slalu teringat awal pertemuan kami berdelapan.Cerita singkat awal pertemuan kami yang menjadi awal kisah ini.
Awalnya aku belum sama sekali berfikiran bisa bersahabat dengan ketujuh sahabatku ini,karena memang benar kata pepatah tak kenal maka tak sayang, , ,
Aku terdaftar saat MOS dikelas bhinekha ,itu sebutan yang sebenarnya untuk kelas X5.Pada waktu itu aku masih lugu dan belum kenal siapa-siapa kecuali teman dari SMPku dulu.Hari pertama MOS aku mulai mengenal calon sahabatku sekarang yaitu dia Muhammad Reyza Ilham Wijaya.Aku sangat ingat betul bagaimana awal pertemuan kami yaitu kelucuannya,keunikannya dan kegokilannya yang membuat semua kelas binekha selalu tertawa,yang kedua sahabatku satu ini sudah bisa ku lihat sisi kepemimpinan didalam dirinya sejak awal aku melihatnya ia adalah seorang perempuan muslimah,sangat mengerti agama namun juga punya rasa percaya diri yang tinggi.Orangtuanya memberi sebuah doa yang diselipkan dinamanya Keyla Wardana,walaupun demikian aku sebagai sahabatnya tidak tahu persis makna nama tersebut.Ketiga dan keempat sahabatku selanjutnya merupakan teman dari SMPku dulu ,Zidan Ramadhan dan Diandra Febrianita walaupun aku kenal mereka namun hubunganku sewaktu SMP belum sedekat ini Zidan yang gokilnya melebihi reyza yang selalu membuat kami tertawa dan Febri yang pendiam namun sekali berucap maknanya sangat dalam.Sahabatku yang kelima ini merupakan sahabat yang paling muda diantara kami berdelapan ini ,Zafrina Zahra yang ku kenal waktu kami sama-sama sudah mempunyai kelas tetap setelah MOS,Zahra sangat cengeng,ngambekan,dan manja disisi lain dia juga sangat enak untuk tempat mencurahkan isi hati.Nanda Raditya Pramundito entah mengapa mendengar nama itu aku sangat penasaran ingin tahu pemilik nama itu,ketika melihat pertama kali aku terkejut,badannya yang subur dilengkapi pipinya yang gembul tak heran dia dipanggil tinkywinky di teletubies.yang terakhir sahabatku ini ku kenal saat kita sama-sama menjabat organisasi diSMA bernama Merina Sasmita.Isak tangis kami saat penyerahan jabatan saat LDKO,masih teringat jelas difikiranku karena itu wujud perasaan kami yang tak ingin berpisah.Untuk semua pembaca jagalah silaturahmi kepada sahabat-sahabat kita,jangan sampai kalian semua menyesal ketika sahabat-sahabat kita jauh bahkan menghilang dari hidup kita. Wassalam……
ini kisah ku dan temen2 osis ku dulu dan yang nulis cerpen ini

6 komentar:

  1. critanya indah, seperti judulnya...
    tulisan postingannya diperbesar ea zaa,,
    itu kekecilah tulisannya, yang baca jadi binggung, pusing juga..
    hehehe
    ok, bgus buat blognya !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi mba broo?
      iya kan saya perbesar..tulisan nya....

      Hapus
  2. SARAN : ke dasbord > setelan > pos dan komentar > tampilkan verifikasi kata > pilih tidak biar gak pakek verifikasi kelamaan... oke

    UNTUK MENGHILANGKAN KODE FERIFIKASI YANG BIKIN JENGKEL

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah aku ubah mas brooo??
      skarang udah lgsung coment

      Hapus
  3. blognya masih sepi,posting lebih banyak dong

    BalasHapus
  4. sebuah kisah klasik untuk masa depan :)

    gadgetnya ditambahin lagi bro biar makin menarik


    http://fatchaninami.blogspot.com

    BalasHapus